Friday, 26 April 2013

Boy... I miss you so much!

Anak lelaki ini... Anak lelaki yang paling tampan yang pernah kulihat. Yang udah aku cintai bahkan sejak dia belom dilahirkan.

Anak lelaki ini... Yang udah aku doain kesehatannya, keselamatannya dan kebahagiaannya jauh sebelum dia mengenal aku.

Anak lelaki ini... Yang amat aku sayangi dengan sepenuh hati bahkan sebelum tau dia seorang anak lelaki.

Dear Achmad Adya Fachraza... My beloved nephew, auntie really miss you. Much.

Adanya kamu memberikan kebahagiaan yang sangat besar buatku. Apalagi orang tua kamu. Dan kepergianmu sejak 3 Maret 2013 lalu. Terasa begitu cepat. Meninggalkan perih yang masih tersisa hingga hari ini. Dan sampai kapanpun.

Malam itu... Pertama kalinya aku bermimpi bertemu kamu. Kita maen bareng. Ketawa bareng. Aku gendong kamu dengan senyum yang selalu terhias di bibir.

Malam itu... Ketika kamu hadir lagi dalam mimpiku. Kamu sudah lebih besar beberapa tahun. Kita memang bermain lagi bersama. Ketawa lagi dengan bahagia. Tapi pada akhirnya, aku tau bahwa kita bermain bukan di taman biasa. Kita bermain di taman sebuah rumah sakit.

Membuat aku tersadar. Kalo kamu tinggal lebih lama di dunia, kamu ga bisa menikmati masa kecil yang sama seperti teman sebaya. Karena ga bisa jauh dari obat dan rumah sakit.

Dan aku tau, Allah lebih mencintaimu daripada kami. Allah lebih sayang kamu. Allah tau yang terbaik untukmu.

Pergilah sayangku. Meski rindu sedang bertalu di dalam dadaku, aku coba mengikhlaskanmu. Bukan. Bukan untuk melupakanmu. Karena itu ga mungkin kecuali aku amnesia atau Allah memanggilku.

Karena aku tau, kamu lebih bahagia di sana. Di tempat tiada lagi obat dan alat kedokteran yang menghalangi gerakmu. Di suatu tempat yang tiada lagi kesakitan. Hanya ada senyum dan kebahagiaan.

Doakan aku untuk segala kebaikanku. Dunia akhiratku. Saat tiba waktu itu, genggam tangan kedua orang tuamu. Tunggu aku di surga. Dan kita semua akan berkumpul lagi bersama. Aamiiin yaa Rabb.

No comments:

Post a Comment