SEMUA ADA ILMUNYA
Semua orang akan
setuju dengan judul di atas. Apapun itu pasti ada ilmunya. Bahkan ada dalil
yang mengatakan bahwa orang berilmu yang melakukan kebaikan akan mendapat 2
pahala. Satu pahala atas ilmunya dan satu pahala atas tindakan baik yang
dilakukannya. Begitu besar pentingnya sebuah ilmu. Tapi pada kenyataannya, ada
berapa banyak orang yang bener-bener sadar bahwa semua hal itu ada ilmunya?
SEMUA.
Seperti halnya banyak
orang beranggapan bahwa ilmu pernikahan dan parenting
itu bisa dengan sendiri. Udah nalurinya kea gitu. Yakin? Awalnya aku juga
beranggapan seperti itu. Nanti ketika waktunya tiba, hal-hal kea gitu bakalan
bisa sendiri tanpa dipelajari. Kalo ga, ngapain nunggu hingga umur segini atau
segitu buat menikah?
Tapi sejak aku ‘ga
sengaja’ mempelajari tentang relationship
and parenting, aku jadi sadar. Ga ada hal yang bisa tanpa dipelajari
sebelumnya. Bahkan terhadap diri sendiri kita perlu belajar. seperti berjalan
dan bicara, bukankah dulu kita diajarkan caranya oleh orang tua? Apalagi dalam
hal memahami orang lain.
Sejak saat itu aku
jadi sering mengikuti ‘mata kuliah’ relationship.
Dari seorang marriage counsellor yang
aku ikuti tweetnya setiap hari, aku
dapat banyak banget ilmu. Dan beberapa akun tentang pernikahan lainnya
(kebanyakan anonim). Tapi semua yang mereka katakan, sama. Sebelum melakukan
sesuatu, persiapkan ilmunya dulu. Lalu sempurnakan sambil jalan. Begitu juga
dalam pernikahan.
Bisakah sesuatu
berjalan dengan baik tanpa ilmu? Bisa. Tapi butuh waktu, tenaga dan kemauan
yang ga sedikit. Seperti orang yang menggunakan metode trial and error. Ada banyak kesalahan sebelum menemukan satu cara
yang benar. Emang bisa jadi pengalaman. Tapi kalo bisa menjadikan pengalaman
orang lain sebagai ilmu dan guru yang berharga, knapa harus bersusah payah
mengalami sendiri? Buang-buang waktu dan tenaga kan?
Ilmu bisa didapatkan dimana aja dan ama siapa aja.
Ga harus sesuai dengan bidang yang ditekuni saat ini. Dan ga harus pula duduk
dibangku fakultas. Belajar bisa sambil melakukan hal yang disenangi, bermain
twitter misalnya.
12 October 2012 01.54 AM
No comments:
Post a Comment