Wednesday, 17 October 2012


TELUR BUSUK
           
            Plok! Kaget. Astaghfirullah. Kayak ada barang yang jatuh. Langsung nyamperin Mama, karena suaranya dari dekat Mama. Taunya ada telor busuk yang pecah. Baunya amat sangat. Menyengat penciuman sampe mau muntah. Awalnya bau busuk itu ga tercium, hingga telornya pecah. Saat udah pecah, baunya masih ada hingga siang. Meski udah dibersihkan dari tadi pagi.

            Begitulah diri kita yang slama ini terlihat ganteng dan cantik. Ramah dan baik. Cakep serta menarik. Karena mereka ga ‘cium’ bau busuk yang ada dalam diri kita. Dan karena Allah masih menjaga ‘cangkang’ itu tetap utuh.

Seandainya Allah buka ‘cangkang’ yang slama ini nutupin segala kebusukan kita, ga ada yang akan memuji. Jangankan memuji, berteman aja kayaknya ga ada yang mau kali yaa. Karena kebusukan kita udah terlihat dan tercium dengan jelas.

Mudah aja buat Allah buka ‘cangkang’ itu. Amat sangat mudah. Jauh lebih mudah saat kita membuka cangkang sebuah telur. Dan gausahlah memuji manusia dengan berlebihan. Karena sebuah pujianpun bisa jadi ujian. Ujian agar yang dipuji ga sombong ama pujian itu.

17 October 2012 1.11 PM

No comments:

Post a Comment